Showing posts with label The House Of Rothschild & Illuminati ( Cheryl Jones ). Show all posts
Showing posts with label The House Of Rothschild & Illuminati ( Cheryl Jones ). Show all posts

Saturday, March 11, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

(Part. 22 )


    Membuat Amerika bergabung ke dalam bentuk pemerintahan dunia adalah tujuan dari CFR. Dimulailah propaganda bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa "mempromosikan perdamaian internasional, keharmonisan, dan saling pengertian."
Tujuan utama yang sebenarnya adalah membawa Amerika ke dalam pemerintahan satu dunia. Itu sebabnya tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah mengkondisikan Amerika untuk menerima kepemimpinan global.

    "PBB adalah organisasi dunia yang sesungguhnya. Sebenarnya, penciptaan pemerintahan dunia, dalam bentuk apa pun, bukan hanya bergantung pada struktur organisasi internasional, tapi pada kesediaan negara-negara kunci untuk menyerahkan sebagian hak berdaulat." (Departemen Publikasi Negara 39291.)

   John Foster Duller, yang jika anda ingat merupakan salah satu orang yang membantu mendanai Hitler dan di kemudian hari menjadi Menteri Luar Negeri pertama Eisenhower, mengatakan, "Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mewakili tahap final perkembangan tatanan dunia, tapi hanya tahap awalnya saja. Itu sebabnya, tugas utama Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah menciptakan kondisi yang memungkinkan organisasi yang jauh lebih berkembang."

    Departemen Publikasi Negara 7277 berbunyi:
    1) Tahap pertama akan mengurangi
         kemampuan negara secara
         signifikan untuk mengobarkan
         perang dengan mengurangi
         kekuatan tentara negara.
     2) Kemampuan nuklir akan
          dikurangi oleh perjanjian.
     3) Kekuatan "penjaga perdamaian"
          PBB akan diperkuat.
Tahap ketiga ini akan membuat negara hanya mendapatkan kekuatan yang dibutuhkan untuk mengatur masalah dalam negeri, tapi Amerika Serikat akan menyediakan personel untuk Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

    Dalam buku The Fearful Master---A Second Look at the United Nations karya G. Edward Griffin, Dr. J.B. Mathews, mantan kepala penyelidik untuk Komite Pusat Aktivitas Non--Amerika mengatakan, "Aku menantang ilusi yang mengatakan bahwa PBB adalah alat perdamaian. PBB tidak lebih dari kebohongan yang dirancang di Neraka dengan satu tujuan, yaitu membantu dan bersekongkol untuk menghancurkan Amerika Serikat."

    Anggota Partai Komunis mengatakan, "Mengenai Perserikatan Bangsa-Bangsa. Jika anda, katakanlah, seorang insinyur teknik sipil dan seseorang menunjukan satu set cetak biru sebuah gedung, Anda akan tahu dari cetak biru itu bagaimana bangunan tersebut akan terlihat nanti. 'Cetak biru' organisasi bisa dibaca dengan cara yang sama.

    Saya tidak perlu menjadi anggota Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk tahu bahwa 'cetak biru' PBB adalah cetak biru Komunis. Saya bekerja di markas Partai Komunis Dunia yang ada di Moskow selama hampir tiga tahun, dan juga menjadi pekerja partai yang berkuasa. Saya bersekolah di tempat mereka; saya mempelajari pola operasi mereka, dan jika saya melihat efek pola itu di mana pun, saya bisa mengenalinya."

    Mata-mata Inggris Chapman Pincher menyatakan: "Karena lapisan pelindungnya sudah dibeli, semua institusi utama Perserikatan Bangsa-Bangsa sudah disusupi. Buku-buku tentang penyalahgunaan dan manipulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa diterbitkan oleh Soviet dan pendukung keuangan internasional mereka. Area yang digunakan secara terang-terangan untuk tindakan mata-mata aktif adalah markas besarnya di New York."

    Untuk mengambil alih operasi militer di negara berdaulat, para konspirator membantu mengipasi ancaman Soviet agar negara-negara itu mau menyerahkan pasukan mereka demi perdamaian. Konflik baru dimulai oleh para penyusup yang dibayar oleh konspirator, menciptakan konflik di masyarakat yang sebelumnya hidup dengan damai.

    Dengan adanya kekacauan yang terus berlanjut di seluruh penjuru dunia, kehadiran "penjaga perdamaian" internasional, pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa, menjadi semakin dibutuhkan. Tapi bukannya perang antarnegara, konflik internallah yang terus berlanjut.

    Pada tanggal 6 Maret 1992, The New York Time, dalam artikelnya yang berjudul "Pasukan Dunia Baru" menyatakan, "Selama bertahun-tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa telah dikenal luas karena kekuatan vokalnya. Itu telah berubah. Sekarang ini PBB---tentara berhelm biru---terlihat di mana-mana. Sebelumnya tidak pernah ada begitu banyak pasukan PBB yang menjalankan begitu banyak misi yang berbeda."

 
The House of Rothschild and Illuminati


(Cheryl Jones)
--Komunis & Tatanan Dunia Baru--

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 22 )

The House of Rothschild & Illuminati

    Dr. V. Ovral Watts menulis buku yang berjudul The United Nation: Planned Tyranny. Ia mengutip beberapa contoh invasi yang disimulasikan dan penyitaan California, Texas, dan New York oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tanggal 10 Maret 1962, Institut Analisis Pertahanan mengeluarkan laporan yang ditulis oleh Lincoln P. Bloomfield, berjudul A World Effectively Controlled by the United Nations. 

    Laporan itu menyatakan, "Dunia yang telah dikendalikan secara efektif oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah dunia di mana 'pemerintah dunia' akan muncul melalui pendirian institusi super-nasional, dengan ciri keanggotaan universal yang diwajibkan dan kemampuan untuk menggunakan kekuatan fisik.

    Kendali yang efektif memerlukan penggunaan kekuatan politik dari organisasi super-nasional. Fakta utamanya tetaplah hilangnya kendali atas kekuatan militer negara individual."

    Harry Kissinger, di dalam pidatonya untuk kelompok Bilderberger pada tanggal 21 Mei 1992 di Evian, Prancis, menyatakan, "Hari ini, orang Amerika akan marah jika pasukan PBB memasuki Los Angeles untuk memulihkan keteraturan. Besok, mereka akan merasa bersyukur! Ini benar terjadi jika mereka diberitahu bahwa ada ancaman dari luar, baik yang nyata ataupun yang diumumkan secara resmi, yang mengancam kehidupan kita.

    Dengan begitu orang-orang di dunia akan memohon pada kita untuk menjauhkan mereka dari iblis itu. Satu hal yang ditakuti oleh semua orang adalah ketidaktahuan. Saat dihadapkan pada skenario ini, hak individual akan dilepaskan secara sukarela demi mendapatkan jaminan kesejahteraan yang diberikan oleh pemerintah dunia." Bilderberger adalah organisasi dengan induk yang sama dengan CFR dan memiliki tujuan yang serupa serta didanai oleh beberapa yayasan satu-dunia, termasuk Rockefeller dan Ford.

    Strategi PBB adalah menciptakan beberapa wilayah di penjuru dunia. Karena ini tidak mungkin dilakukan tanpa penolakan, proses awalnya dilakukan melalui formasi EEC dan NAFTA. "Tujuan kami adalah integrasi Eropa, dan jika politikus gagal melakukannya, kami berharap kami berhasil." (Giovanni Agnelli.)

    Ketua Bilderberger yang pertama, Pangeran Bernhard dari Belanda, mengatakan, "Inilah kesulitan terbesar kami, karena pemerintah negara bebas dipilih oleh rakyat, dan jika mereka melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh rakyat, mereka akan digulingkan. Sulit untuk mendidik masyarakat yang dibesarkan dengan nasionalisme agar mau menerima ide untuk melepaskan sebagian kedaulatan mereka untuk badan super-nasional."

    Internasional Monetary Fund/World Bank diciptakan pada tahun 1944 oleh sekelompok pemodal internasional dan politikus. Konseptor utamanya adalah John Maynard Keynes dan Harry Dexter White. Mereka berdua adalah pengikut Rothschild, dan juga penganut Sosialisme. Rencana utamanya adalah menyingkirkan semua emas dari dunia, dengan begitu bankir internasional bisa memanipulasi mata uang secara bebas.

    Selain itu, IMF juga akan memberikan pinjaman pada negara yang membutuhkan. Saat negara tersebut tidak bisa membayar, anggota PBB dan IMF/World Bank, terutama orang Amerika, akan mengambil alih pembayaran dalam bentuk kenaikan pajak. Tentu saja hal itu akan semakin melemahkan Amerika Serikat, dan memang itu rencana awal mereka sejak tahun 1776.

    Warren T. Brookes di dalam Boston Herald yang terbit tanggal 20 Maret 1986 menyatakan, "Internasional Monetary Fund dari PBB dan sistem keuangan setelah Perang Dunia II telah berusaha selama hampir setengah abad untuk menciptakan sistem ekonomi yang terkendali secara sentral untuk dunia ini. Secara berkala, IMF juga menciptakan kekacauan untuk menggulingkan pemerintahan dan menyetir negara ke tipe pemerintahan dengan ekonomi terarah seperti yang mereka rencanakan."

    Pada tahun 1987, Senator Jesse Helms menyatakan, "Bukan rahasia lagi bahwa bankir internasional mendapatkan keuntungan dari utang. Bank-bank New York menemukan sumber keuntungan penting dengan meminjamkan uang ke negara-negara yang terlilit utang akibat rezim sosialis. Di bawah rezim sosialis, negara menjadi semakin dalam terkubur dalam utang karena sebagai sistem ekonomi, paham sosialisme tidak berhasil. Bankir internasional cukup cerdas untuk memahami fenomena ini, dan mereka juga cukup cerdas untuk mengeruk keuntungan dari sana."

    John Maynard Keynes, salah satu konspirator, menulis The Economic Consequences of Peace. Di dalam tulisan itu, ia menyatakan, "Lenin dikatakan telah membuat deklarasi bahwa cara terbaik untuk menghancurkan sistem Kapitalisme adalah dengan merusak mata uang. Dengan melanjutkan proses inflasi, pemerintah bisa melakukan penyitaan, secara diam-diam dan tanpa pengawasan, terhadap bagian kekayaan warna negaranya.

    Dengan metode itu, mereka bukan hanya menyita, tapi mereka menyita sesuka hati, dan dengan begitu proses ini telah membuat banyak orang jatuh miskin, sekaligus memperkaya sebagian orang. Lenin sangat benar. Tidak ada cara yang lebih halus dan lebih pasti dalam menjungkirbalikan dasar yang sudah ada di masyarakat daripada kekacauan mata uang. Proses itu melibatkan semua kekuatan tersembunyi dari hukum ekonomi di sisi pengrusak, dan dengan cara yang tidak akan bisa didiagnosis satu orang pun."

The House of Rothschild & Illuminati



(Cheryl Jones)

--Komunis & Tatanan Dunia Baru--

Thursday, March 9, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( part. 21 )


42. Ciptakan kesan bahwa kekerasan dan pemberontakan adalah aspek yang tak terpisahkan dari tradisi Amerika, bahwa mahasiswa dan kelompok dengan ketertarikan khusus harus bangkit dan menggunakan 'kekuatan bersama' untuk memecahkan masalah.

43. Gulingkan semua pemerintah kolonial sebelum populasi pribumi siap untuk memiliki pemerintahan sendiri. (Bukankah kita sudah menyaksikan satu persatu bangsa di Afrika dan Asia digulingkan untuk Komunisme?)

44. Internasionalisasikan Terusan Panama.

45. Cabut Reservasi Connaly untuk Perjanjian Konvensi Genosida Perserikatan Bangsa-Bangsa, agar AS tidak bisa mencegah Pengadilan Dunia mendapatkan yurisdiksi atas masalah domestik (internal AS). Ini akan membuat Pengadilan Dunia memiliki yurisdiksi atas bangsa dan individual. (Poin ini sudah terlaksana pada 19 Februari 1986, dengan pemberlakuan Perjanjian Konvensi Genosida dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemerintahan Ronald Reagan.)

    "Dengan memperhatikan daftar tujuan tersebut, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa rencana Illuminati sudah hampir lengkap!" (Newswatch, 4/15/99, halaman. 17--18.)

    Ezra Pound, seorang penulis puisi, mengekspos para konspirator di radio nasional. Ia dipenjara sebagai "tahanan politik" tanpa ada tuduhan yang jelas. Ia dianggap "sakit mental," dan karena pemerintah tidak boleh mengadili siapa pun yang "sakit mental," Pound pun tidak pernah dibawa ke pengadilan.

    Tidak lama setelah perang, Senator Joseph McCarthy menuduh sebagian orang di pemerintah sebagai Komunis.
Pemerintah sendiri mengakuinya pada tanggal 30 Juni1953, dalam laporan Interlocking Subeversion in Government Departemens yang ditulis oleh Subkomite Keamanan Internasional Senat.

    Laporan itu menyatakan, "Organisasi Internasional Soviet telah melakukan penetrasi penting dengan sukses ke pemerintah Amerika Serikat, dan penetrasi ini belum sepenuhnya terekspos. Penetrasi ini menjalar dari posisi rendah ke level tinggi dan posisi opersional di pemerintahan kita.

    Meskipun faktanya FBI dan agensi keamanan lain telah melaporkan banyak informasi terkait penetrasi kelompok Komunis, tidak banyak yang dilakukan oleh jajaran Eksekutif untuk mencegah Soviet menyusup masuk ke dalam pemerintahan kita."

    Marshall Plan menjamin bahwa para pembayar pajak Amerika akan membangun lagi tempat-tempat yang hancur akibat dari perang di Eropa, Jepang, dan Rusia, sementara para bankir mengumpulkan keuntungan dari utang Amerika, pinjaman, dan bunga bisnis mereka. Marshall Plan dibiayai para bankir dari uang negara

    "Niat yang baik akan selalu menuntut kekuatan besar. Tidak salah jika dikatakan bahwa Konstitusi dibuat untuk melindungi masyarakat dari bahaya niat baik. Ada orang-orang di segala zaman yang bermaksud untuk memimpin dengan baik, tapi mereka bermaksud untuk memimpin. Mereka berjanji untuk menjadi tuan yang baik, tapi mereka bermaksud menjadi tuan."(Daniel Webster.)

    Selama PD II, pada tanggal 1 Januari 1942, ditandatangani "Deklarasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa." Itu adalah awal dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ada sekarang. Setelah PD II, Dewan Hubungan Luar Negeri melalui Departemen Luar Negeri mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

   John D. Rockefeller mendonasikan uang untuk membeli tanah dan membangun markas di New York. "Komite Aktivitas Non--Amerika menegaskan fakta bahwa semua kecuali satu dari semua perwakilan kita yang membantu mendirikan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan September 1945 adalah komunis."(Newswatch, 1/1/98, halaman. 3.)

    "Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang melalui lembaga tersebut pemerintah dunia bergaya--Komunis akan didirikan, dibentuk oleh Komunis dari Rusia dan Departemen Keuangan serta Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. (Persiapan Kebijakan Asing Pasca--Perang, 1939--1945; Subversi yang Saling Terkait dalam Departemen Pemerintah, laporan sub--komite 30 Juni 1953; Sidang Senat tentang Aktivitas Warga Negara AS yang Bekerja di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Sidang tentang Institut Hubungan Pasifik; Newswatch, 11/1/98, halaman. 11.)

    Mereka membuat program dekolonisasi, agar koloni dari kekuatan yang memenangi Perang Dunia II bisa dibebaskan. Sebelum mereka bisa belajar tentang memimpin-diri-sendiri, Komunis/Illuminati akan menggulingkan mereka demi masa depan pemerintahan dunia buatan Komunis." (Newswatch, 11/1/98. halaman. 11.)




(Cheryl Jones)
--Komunis & Tatanan Dunia Baru--

Wednesday, March 8, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 20 )


12. Menolak semua usaha untuk membasmi Partai Komunis di dalam AS.

13. Hapuskan sumpah kesetiaan.

14. Terus berikan akses pada Rusia untuk masuk ke Kantor Paten AS.

15. Jerat satu atau KEDUA partai politik di AS.(Sekarang anda bisa memahami kenapa tidak penting partai mana yang berkuasa, mereka akan tetap mengarahkan negara ke paham Sosialisme.)

16. Gunakan keputusan teknis pengadilan untuk MELEMAHKAN institusi dasar Amerika dengan menuduh bahwa gerakan mereka melanggar hak sipil.

17. Ambil kendali sistem sekolah. Gunakan untuk kepentingan Sosialis dan Propaganda Komunis. Kendalikan asosiasi guru.

18. Kendalikan semua koran sekolah.

19. Manfaatkan kerusuhan mahasiswa untuk memicu protes publik yang menentang program dan organisasi yang diam-diam sedang diserang oleh Komunis.

20. Susupi pers, termasuk TV. (Pembaca berita malam untuk SEMUA jaringan TV besar harus merupakan anggota dari Dewan Hubungan Luar Negeri.)

21. Kendalikan posisi penting di radio, TV, dan layar lebar.

22. Terus diskreditkan budaya Amerika dengan merendahkan semua bentuk ekspresi seni--- film telanjang, buku, seni yang sesat, dll

23. Kendalikan kritikus seni dan direktur museum. Rencana kita adalah mempromosikan seni yang jelek, menjijikkan, dan tidak berarti.

24. Hapuskan semua hukum yang melarang kecabulan dengan menyebutnya sebagai 'penyensoran,' pelanggaran kebebasan berbicara dan kebebasan pers.

25. Hancurkan standar moral dengan mempromosikan pornografi di buku, majalah, film layar lebar, dan TV.

26. Munculkan HOMOSEKSUALITAS, degenerasi, dan perzinahan sebagai hal yang 'normal, alami, dan sehat.'

27. Susupi gereja dan ganti agama yang ada dengan agama 'sosial.' Diskreditkan Injil dan tekankan kebutuhan akan 'kedewasaan intelektual' yang tidak membutuhkan 'tongkat agama.'

28. Hapuskan doa atau segala bentuk ekspresi keagamaan di sekolah. (Komunisme menyatakan bahwa jika mereka memiliki dua generasi dari sekolah kita tanpa ada Tuhan di dalam diri generasi tersebut, maka mereka bisa merebut bangsa kita. Hal itu sudah berlangsung selama 35 tahun.)

29. Diskreditkan Konstitusi Amerika dengan menganggapnya tidak memadai---ketinggalan zaman.

30. Diskreditkan leluhur orang Amerika. Tampilkan mereka sebagai bangsawan ego, yang tidak peduli dengan rakyat jelata.'

31. Kecilkan semua bentuk budaya Amerika (Kristen) dan tinggalkan pengajaran sejarah Amerika.

32. Dukung semua gerakan Sosialis untuk memberikan kendali terpusat atas setiap bagian budaya---pendidikan, agensi sosial seperti penampungan, program kesejahteraan, klinik kesehatan mental, dll.

33. Hapuskan SEMUA hukum atau prosedur yang mencampuri operasi dari aparat Komunis.

34. Diskreditkan dan pada akhirnya nanti singkirkan FBI.

35. Hapuskan Komite Aktivitas Non--Amerika.

36. Susupi dan ambil alih kendali serikat pekerja. Ciptakan pukulan telak untuk pabrik besar dan industri jasa.

37. Susupi dan kendalikan bisnis besar. Ciptakan monopoli di pasar.

38. Transfer sebagian wewenang polisi ke agensi sosial. Perlakukan SEMUA masalah perilaku sebagai kelainan kejiwaan.

39. Dominasi profesi psikiater dan gunakan hukum kesehatan mental sebagai cara untuk mendapatkan kendali paksa atas mereka yang menentang tujuan Komunis.

40. Diskreditkan keluarga sebagai sebuah institusi. Dukung perzinahan dan permudah perceraian.

41. Tekankan kebutuhan untuk membesarkan anak jauh dari pengaruh negatif orang tua. Hubungkan prasangka dan kekangan mental terhadap pengaruh supresif orangtua....





(Cheryl Jones)
Komunis & Tatanan Dunia Baru




Tuesday, March 7, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 19)


   Untuk mereka yang tidak familiar dengan istilah Komunisme, ini adalah Aturan Komunis untuk Revolusi :

A. Pengaruhi kaum muda; jauhkan mereka dari agama. Buat mereka kehilangan jati diri; hancurkan kekuatan mereka.

B. Ambil kendali atas semua alat publisitas, dengan demikian:

    1. Jauhkan pikiran orang-orang dari pemerintah mereka dengan memfokuskan perhatian mereka pada atletik, buku seksi, permainan, dan hal-hal sepele lainnya.

    2. Pecah orang-orang ke dalam kelompok-kelompok yang berseteru dengan terus-menerus memperuncing masalah tidak penting yang kontroversial.

    3. Hancurkan keyakinan orang terhadap pemimpin mereka dengan menjadikan para pemimpin itu sebagai objek kebencian dan ejekan.

    4. Selalu berkhotbah atas nama demokrasi, tapi rebut kekuasaan secepat dan sekejam mungkin.

    5. Dengan mendorong pemerintah untuk boros, hancurkan kelebihan pemerintah, ciptakan ketakutan akan munculnya inflasi dengan menaikan harga dan memupuk ketidakpuasan umum.

    6. Promosikan langkah yang tidak diperlukan di industri vital, ciptakan kekacauan sipil dan tanamkan sikap yang lembek serta plin-plan ke dalam pemerintahan dalam mengatasi kekacauan tersebut.

    7.  Dengan argumen yang munafik (terlihat adil tapi sebenarnya menipu), jatuhkan nilai-nilai moral lama, kejujuran, dan konservatisme.

C. Cari alasan untuk melakukan pembatasan semua jenis senjata dengan kedok penyitaan dan biarkan populasi merasa tidak berdaya. (Don McAlvany, "America's Road to Ruin,"The McAlvany Intelligence Advisor, Desember 1990, halaman. 1, seperti dikutip di Newswatch, 4/15/2000.)

   Inilah yang terdapat di Catatan Kongres, yang diungkap oleh W. Cleon Skousen untuk FBI selama ia menjabat sebagai asisten J. Edgar Hoover (Newswatch, 4/15/99, halaman. 17):

     1. Yakinkan AS untuk menerima koeksistensi sebagai satu-satunya alternatif dari perang atom. Ini akan memberi mereka pergerakan bebas untuk menyebarkan Komunisme Internasional.

     2. Yakinkan AS untuk kapitulasi (menyerah) sebagai alternatif untuk tidak terlibat dalam perang atom.

     3. Kembangkan ILUSI bahwa perlucutan senjata secara total oleh AS akan menjadi demonstrasi dari kekuatan moral.

     4. Izinkan perdagangan bebas [sebagaimana dengan Perjanjian NAFTA dengan Meksiko dan Kanada] antara SEMUA bangsa tidak peduli barang apa yang akan digunakan untuk perang.

     5. Perpanjang pinjaman jangka panjang untuk satelit Rusia dan Soviet. Mereka tidak akan pernah membayarnya, karena mereka berencana untuk 'mengubur kita.'

    6. Sediakan 'bantuan asing' AS untuk SEMUA negara, dengan begitu kekayaan negara kita akan terkuras habis, dan menyebabkan inflasi jangka panjang untuk 'menghancurkan mata uang kita.'

    7. Pengakuan atas Tiongkok Merah dengan penerimaan dari Amerika Serikat. Sekaligus mengeluarkan Nasionalis Tiongkok dari organisasi. Presiden Richard Nixon melakukan itu untuk para pimpinannya di Illuminati.

    8. Membagi Jerman Barat dan Jerman Timur sebagai negara yang terpisah. Saat mendekati penyelesaian dari rencana mereka untuk membentuk pemerintahan dunia, mereka akan menyatukan Jerman lagi sebagai 'pembuka perdamaian,' sehingga Amerika akan lengah.

     9. Memperlama konferensi untuk melarang uji bom atom karena AS setuju untuk menunda pengujian itu selama negosiasi masih berlangsung.

   10. Mengizinkan masuknya perwakilan semua negara satelit Soviet ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mereka akan memiliki hak suara yang sama dengan Amerika Serikat.

   11. Mempromosikan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Satu-satunya harapan untuk umat manusia. Jika piagamnya ditulis lagi, BUAT TUNTUTAN agar piagam itu dibuat sebagai pemerintahan satu--dunia dengan pasukan bersenjata sendiri yang independen........



(Cheryl Jones) 

--Komunis & Tatanan Dunia Baru--
 

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 18 )


   "Tepat setelah Thansgiving 1949, McCarthy kedatangan tiga orang tamu di kantornya. Mereka '...menunjukan kepadanya ringkasan seratus halaman tentang Subversi Komunis di Amerika Serikat, termasuk penetrasi serius yang dilakukan di Departemen Luar Negeri.

   Laporan, yang sudah disiapkan di bawah arahan dari J. Edgar Hoover (Pimpinan FBI), sudah diberikan ke Gedung Putih, Menteri Luar Negeri, dan pimpinan departemen federal lain yang terkait.

   Laporan itu menjelaskan secara mendetail operasi jaringan mata-mata yang ada di pemerintahan AS dan melibatkan banyak sekali staf Departemen Luar Negeri, sebagian di antaranya adalah staf di posisi SANGAT tinggi.

   Senator McCarthy membaca laporan itu dan merasa sangat syok dengan apa yang diungkapkan di dalamnya hingga ia bertekad untuk MELAKUKAN sesuatu terkait laporan tersebut."' (American Opinion Magazine, Januari 1973, halaman. 63.)

   "McCarthy melihat KONSPIRASI RAKSASA. Kenapa pejabat tinggi di Departemen Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri tidak mengungkapkan konsentrasi Komunis jika mereka BUKAN bagian dari konspirasi tersebut?

   Departemen Luar Negeri menjalankan kebijakan resmi AS dengan negara asing. Mungkinkah Departemen Luar Negeri kita sudah diambil alih oleh Komunis untuk membantu menggulingkan pemerintah non-Komunis?

   McCarthy juga mengatakan pada publik Amerika bahwa pada Konferensi Yalta tahun 1945, yang DIRENCANAKAN oleh Roosevelt dan Stalin, Amerika Serikat bukan hanya terlibat dalam Perang Korea, tapi juga dalam Perang Vietnam yang terjadi sepuluh sampai dua belas tahun kemudian.

   Pada tanggal 23 September 1950, McCarthy mengeluarkan komentar :
'Di sini (Yalta) ditandatangani vonis mati pria muda yang akan mati besok (sekitar 10-12 tahun setelahnya) di hutan belantara Indochina (Vietnam). "' (The Unseen Hand, halaman. 311.)

   "Apa yang bisa dibuat dari serangkaian keputusan dan tindakan yang berkontribusi untuk strategi kekalahan?. Kekalahan itu bukan disebabkan oleh ketidakmampuan.."(Fear of Conspiracy, halaman. 4.)

   "Senator McCarthy menyimpulkan bahwa tujuan konspirasi besar ini adalah 'untuk menghapuskan Amerika Serikat dalam urusan dunia, untuk melemahkan militer kita, untuk menyurutkan semangat (tekad) kita dengan omongan tentang penyerahan diri di Timur Jauh, dan untuk merusak tekad kita menolak iblis.

   Untuk tujuan apa? Agar kita merasa muak dan frustrasi dan akhirnya menjadi korban intrik Soviet dari dalam dan korban militer Russia dari luar." (America's Retreat from Victory oleh Joseph McCarthy, halaman. 138)

   "Senator Joseph McCarthy harus membayar dengan reputasi dan nyawanya karena mengungkapkan konspirasi besar ini. Louis Budenz, mantan anggota Partai Komunis, mengatakan ini tentang sang senator: 'Kehancuran Joe McCarthy meninggalkan celah untuk mengintimidasi siapa pun yang berani melawan konspirasi itu.

   Komunis menjadikan McCarthy sebagai simbol guna mengingatkan pemimpin politik di Amerika agar tidak mengusik Konspirasi atau rencana mereka untuk menaklukkan dunia.'" (American Opinion, halaman. 9, dikutip di The Unseen Hand oleh Ralph Epperson, halaman. 315.)

   "Selama Perang Dunia II, pengaruh dan kekuatan Amerika di Timur Jauh tidak diragukan karena militer kita meraih kemenangan atas Kekaisaran Jepang. Militer dan kekuatan angkatan laut AS sangat dominan di Tiongkok, Jepang, Korea, Burma, dan Filipina.

   Tiongkok dipimpin oleh Chiang Kai-shek yang tidak diragukan lagi kesetiaannya pada Amerika. Chiang Kai-shek bersekolah di Amerika dan menginginkan pola Republik Konstitusional yang meniru Amerika.

   Meskipun kekuatan Komunis Mao Tse-tung menjadi tantangan besar...kekuasaan mereka pada tahun 1945 terbatas pada daerah pedesaan di utara Tiongkok. Kemungkinan mereka untuk menang nyaris mustahil.

    Dalam waktu empat tahun, tindakan yang diambil Washington, Departemen Luar Negeri, telah menyia-nyiakan kekuatan militer dan politisnya. Kisah tentang bagaimana ini terjadi merupakan contoh pengkhianatan besar terhadap keamanan Amerika yang dilakukan oleh pejabatnya sendiri." (Newswatch, 4/15/99, halaman. 23.)

   Jenderal MacArthur menyadari apa yang terjadi. "Rasanya sangat sulit bagi sebagian orang untuk menyadari bahwa di sini di Asia adalah tempat di mana konspirator Komunis dipilih untuk terlibat dalam penaklukan global...Bahwa jika kita kalah dalam perang melawan Komunis di Asia, kejatuhan Eropa menjadi tak terhindarkan lagi, menangkan perang itu dan kemungkinan besar Eropa akan bisa menghindari perang dan mempertahankan kemerdekaannya..Kita harus menang. Tidak ada pilihan selain menang."(Jenderal Douglas MacArthur, Reminiscences, halaman. 440, seperti dikutip di Newswatch, 6/1/99, halaman. 14.)

   Terkait masalah ini, Letnan Kolonel "Bud" Farrell, USAF, menyatakan: "Si pengkhianat, Presiden Harry S. Truman sendiri, yang MENOLAK UNTUK MENGIKUTI Jenderal Douglas MacArthur, komandan utama pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa di Korea, untuk mengebom jembatan di Sungai Yalu, di mana ratusan ribu tentara Komunis Tiongkok datang untuk membunuh dan melukai tentara kita.

   Truman dan Jenderal Soviet yang berkuasa di Perserikatan Bangsa Bangsa BENAR-BENAR MEMBELENGGU MacArthur dalam segala hal.

   Jenderal MacArthur hanya memimpin pasukan di Korea, bukan memimpin di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa sebagai 'Pimpinan Dewan Keamanan.' Jenderal Soviet yang memegang posisi LEBIH TINGGI DAN LEBIH BERKUASA DARIPADA MACARTHUR dan semua pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa yang bertempur di Korea.

   HAL YANG SAMA JUGA TERJADI DI VIETNAM. saat Jenderal MacArthur MENYADARI PENGKHIANATAN PRESIDEN TRUMAN dan Soviet di Perserikatan Bangsa Bangsa, ia melakukan salah satu aksi militer terhebat yang pernah ada di perang modern.

   Aksi MacArthur yang paling berbahaya sekaligus luar biasa adalah pertempuran dan pendaratan laut di Inchon pada tanggal 15 September 1950, yang membuat kekuatan militernya berhasil menghabisi kekuatan Komunis, menghancurkan gudang persediaan mereka, dan membuat Tiongkok Merah, Korea Utara, dan penasihat Soviet mereka lari tunggang-langgang.

   MacArthur tidak pernah meminta izin dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Jenderal Zinchenko dari Soviet) untuk menjalankan operasi militer RAHASIA ini. MacArthur memilih sendiri pejabat militer yang dekat dan setia padanya, dan mereka menutup mulut rapat-rapat sepanjang operasi berlangsung.
 
   Seharusnya, pasukan kita tidak akan pernah memenangi pertempuran mana pun seperti yang direncanakan oleh Jenderal Soviet di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tapi Jenderal MacArthur menyadari pengkhianatan itu dan mengambil tindakan positif bukan hanya untuk menyelamatkan pasukannya dan menghancurkan musuh beserta gudang persediaan mereka, tapi juga menciptakan 'titik balik.' Jenderal Douglas MacArthur diberhentikan dari tugasnya sebagai komandan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Korea oleh si pengkhianat Presiden Harry Truman.

   Presiden Truman sangat takut pada Jenderal MacArthur hingga tepat sebelum Jenderal MacArthur kembali ke Amerika dari Korea, Truman bersembunyi di Kamp David selama lebih dari tiga minggu karena takut akan dipenjara oleh Jenderal MacArthur, yang merupakan jenderal bintang lima dan menjadi komandan tertinggi semua kekuatan militer di Amerika Serikat.

   Hal itu membuat pers yang sudah dikendalikan di Amerika Serikat memiliki waktu untuk menyerang MacArthur dari segala arah, bahkan sebelum sang jenderal pulang dari Korea.

   Tajuk utama di majalah bulanan Amerika Serikat menjabarkan MacArthur 'seperti Hitler yang pulang ke kedutaan.' Dengan kendali licik atas berita nasional mereka...masyarakat Amerika Serikat [berbalik] menentang MacArthur, orang yang baru saja menyelamatkan nyawa ribuan putra mereka dengan aksi militer yang berani----bertentangan dengan perintah Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam menaklukkan Tiongkok Merah dan Korea Utara di Inchon."

   Jenderal MacArthur diberhentikan karena ia menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Presiden Truman mengatakan, "Dengan penuh penyesalan, saya telah menyimpulkan bahwa Jenderal Douglas MacArthur tidak bisa memberikan dukungan sepenuh hati terhadap kebijakan Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa." (Eldorous Dayton, Give 'em Hell Harry, halaman. 200.) [Tampaknya kebijakan Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mencakup kemenangan atas Komunisme.]

   "Pertama-tama, kami akan menaklukkan Eropa Timur, kemudian Asia. Setelah itu kami akan memutari Amerika Serikat, yang akan menjadi benteng pertahanan terakhir Kapitalisme.

   Kami tidak harus melakukan serangan. Mereka (AS) akan jatuh ke tangan kami seperti buah anggur yang terlalu matang."(V.I. Lenin, Newswatch, 4/15/99, halaman. 15.)

   "W. Cleon Skousen, asisten direktur FBI J. Edgar Hoover, mendapati bahwa mereka (Komunis) ingin mendiskreditkan FBI dan menghapuskan Komite Aktivitas Non--Amerika.

   Skousen meringkas penemuannya tentang tujuan Komunis melalui penyusupan ke dalam 45 poin.
Poin #33 menyatakan: 'Menghapuskan semua hukum atau prosedur yang akan mencampuri operasi aparat Komunis.'
Poin #34 menyatakan: 'Diskreditkan Komite Aktivitas Non--Amerika.' Kemampuan kita untuk mempertahankan diri dari penyusupan akan hilang." (W. Cleon Skousen, The Naked Communist, seperti dikutip di Newswatch, 6/1/99.)




(Cheryl Jones) --Perang Dunia--


 

 

Friday, February 24, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 15 )


   Mengenai Roosevelt, menantu lelakinya sendiri, Curtis Dall, berkomentar begini : " Untuk waktu yang lama aku berpikir FDR telah mengembangkan banyak pikiran dan idenya sendiri, demi kepentingan negara ini.

   Tapi itu tidak benar, sebagian besar pikirannya, ' amunisi ' politiknya, sudah diatur dengan saksama sejak sebelumnya oleh CFR / kelompok uang satu-dunia.

   Dengan cara yang mengagumkan, dengan semangat besar, seperti artileri yang bagus, FDR meledakkan ' amunisi' yang sudah disiapkan itu di tengah-tengah target yang tidak tahu apa-apa, penduduk Amerika...dan semua itu terbayar, dengan FDR mendapatkan dukungan politik internasional. "

   FDR datang ke Gedung Putih pada tahun 1933 saat Amerika Serikat sedang menghadapi Depresi Hebat. FDR dilantik pada tanggal 4 Maret 1933.

   Lima hari kemudian " Undang-undang penyelamatan Darurat Perbankan " dikeluarkannya yang memberi FDR kekuasaan atas Undang-undang tanggal 6 Oktober 1917.

   Undang-undang 6 Oktober 1917 adalah Undang-undang " Bisnis dengan Musuh " yang di dalamnya menyatakan bahwa pada saat itu penduduk Jerman berada sepenuhnya di bawah kekuasaan Presiden Amerika Serikat.

   Sekarang, melalui Undang-undang Kekuatan Perang yang disetujui oleh Kongres pada tanggal 9 Maret 1933, semua penduduk Amerika dianggap sebagai " musuh ".

   Penduduk Amerika berada di bawah kekuasaan yang diberikan kepada presiden melalui Undang-undang Kekuatan Perang.

   Undang-undang Kekuatan Perang itu tidak pernah dicabut, itu berarti selama 67 tahun, penduduk Amerika Serikat hidup di bawah hukum darurat perang, dan Konstitusi telah dilanggar.

   FDR membuat kerusakan hebat pada Amerika Serikat melalui " Undang-undang Kekuatan Perang " . Karena terjadi Depresi Hebat, negara berada dalam status darurat, meskipun kondisi itu sengaja diciptakan dan diatur, tapi kondisi itu juga memuluskan kediktatoran total presiden.

   Pada tahun 1933, anggota Kongres James Black menyatakan dalam Catatan Kongres : " Aku rasa dari semua hal paling jahat yang dicurigai terkait dengan Konstitusi, doktrin darurat adalah yang terburuk. Itu berarti saat Kongres menyatakan keadaan darurat, tidak ada lagi Konstitusi, itu berarti Konstitusi sudah mati ! "

   Sebagai diktator baru, pertama-tama Roosevelt menyita semua emas dan perak dan menyerahkannya ke Federal Reserve. Lalu dikeluarkanlah mata uang darurat perang yang didasarkan pada utang.

   " Negara-negara bagian berdaulat " sudah tidak ada lagi, dan sekarang menjadi sasaran kediktatoran pemerintah federal.

   Pada tanggal 6 Juni 1934, negara-negara bagian diizinkan untuk melakukan perjanjian di antara dua atau lebih negara bagian di Amerika, dan pemerintah regional.

   Dengan kata lain, negara-negara bagian itu, bukannya berdaulat, tapi sekarang menjadi perusahaan dan
sub--perusahaan District of Colombia.

   " Negara-negara bagian berdaulat " sekarang berada di bawah kendali Washington, D.C. " Negara-negara bagian berdaulat" tidak lagi berkuasa atas pemerintah federal. Semua penduduk negara-negara bagian itu sekarang menjadi penduduk pemerintah federal.

   Selanjutnya Roosevelt mengeluarkan Undang-undang " Peraturan Federal tentang Prosedur Sipil " melalui Kongres. Hal itu membuat sistem peradilan tidak lagi berjalan di bawah Konstitusi dan Hukum yang berlaku, tapi Hukum Kelautan.

   Berikut ini pernyataan yang dikatakan hakim pada Howard Freeman, ahli dalam perubahan sistem peradilan : "Pada tahun 1938, semua hakim agung, pengacara terkenal, dan jaksa AS dipanggil untuk mengikuti pertemuan rahasia, dan inilah yang diberitahukan pada kami : ' Amerika adalah negara yang bangkrut---sepenuhnya dimiliki oleh kreditor.

   Kreditor menguasai Kongres, mereka memiliki cabang Eksekutif, cabang Yudikatif, dan mereka menguasai semua pemerintahan !

   Dengarkan fakta ini, tapi jangan ungkapkan secara terbuka, pengadilan kalian mungkin berjalan dengan Yurisdiksi Kelautan. Sebut dengan istilah apa pun yang kalian ingin, tapi jangan menyinggung tentang Kelautan!"

   Di dalam Yurisdiksi Kelautan, harus ada kontrak internasional valid yang diperdebatkan. Jika orang menyadari ini, dan menuntut untuk melihat kontrak internasional itu, yang akan diberikan adalah utang nasional dan bahwa bankir internasional menguasai negara.

   Howard melanjutkan, " Tapi para bankir, dalam pertemuan rahasia mereka pada tahun 1938, menginstruksikan hakim dan pengacara bahwa ' saat ini tidak bijaksana untuk mengakui bahwa mereka memiliki segalanya dan bisa menundukkan setiap bangsa di dunia.

   Alasan mereka tidak ingin mengatakan pada semua orang bahwa mereka memiliki segalanya adalah karena masih ada terlalu banyak senjata yang dimiliki secara pribadi di luar sana.

   Ada pasukan dan kekuatan militer lain yang tidak kooperatif. Jadi, sampai mereka bisa mengonsolidasikan semua pasukan ke dalam PASUKAN DUNIA, dan semua pengadilan ke dalam satu PENGADILAN DUNIA, tidak bijaksana untuk mengakui bahwa yurisdiksi pengadilan ada di bawah mereka.

   Karena pengadilan diinstruksikan untuk tidak menyebutnya ' Yurisdiksi Kelautan."' (Untuk menjelaskan kutipan ini, perhatikan dorongan besar untuk menyingkirkan senjata api yang dimiliki secara privat, yang oleh pendahulu kita disebutkan dalam Amandemen Kedua sebagai tindakan yang diperlukan untuk melawan pemerintah korup. Selain itu, perhatikan juga meningkatnya kekuatan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan bagaimana Clinton telah menyerahkan militer AS pada mereka.)

   Anggota Kongres Louis Mc Fadden, Ketua Komite Perbankan Pusat, menegaskan bahwa penyitaan emas yang dilakukan oleh Roosevelt merupakan " operasi yang dijalankan demi keuntungan bankir internasional"

   James Warburg, putra Paul Warburg, dan salah satu konspirator mengakui, " Mc Fadden sedang bersiap untuk membongkar segalanya saat dia pingsan di acara jamuan makan dan meninggal dunia. Karena sudah ada dua kali usaha pembunuhan yang ditujukan padanya, banyak yang menduga dia mati karena diracun. "

   FDR menciptakan Bank Ekspor--Impor
yang ternyata hanya menjadi alat di mana orang Amerika pembayar pajak harus membayar bunga sekaligus pokok pinjaman yang diberikan pemerintah AS ke negara lain yang tidak mampu membayar. FDR juga meminjam uang untuk program sosialis baru yang diciptakannya, sekali lagi..penduduk Amerika yang harus membayar program tersebut melalui pajak.





(Cheryl Jones) --Perang Dunia--

The House Of Rothschild & Illuminati ( Cheryl Jones )

( Part. 2 )

   Illuminati terbagi menjadi beberapa kelompok, menjadi lingkaran dalam dan lingkaran luar. Sebagian istilah yang digunakan oleh kelompok ini adalah knight dan mason.

   Lingkaran luar diberitahu bahwa tujuan Illuminati adalah "untuk menjadikan ras manusia, tanpa pembedaan negara, kondisi, atau profesi, satu keluarga yang bahagia dan sejahtera." ( seperti yang dikutip dari Encyclopedia Brittanica, edisi ke- 11 , 1910, di Newswatch Magazine, 4/15/99, halaman. 5.)

   Weishaupt menulis: " Hal yang paling mengagumkan dari semuanya adalah pengikut Protestan yang penting dan ahli teologi (Kaum Lutheran dan Calvinis) .

   Yang menjadi anggota ordo kami benar-benar percaya bahwa mereka telah menemukan ide murni dan sejati dari agama Kristen. Oh astaga, semua orang bisa dipengaruhi untuk mempercayai apapun." ( World Revolution, halaman. 6.)

   Mereka yang bergabung harus mengucapkan sumpah, yang salah satu bagiannya adalah,"Jika kau berkhianat dan bersumpah palsu, ketahuilah bahwa semua saudara kami akan terpanggil untuk menindakmu dengan cara mereka sendiri.

   Jangan harap kau bisa melarikan diri atau menemukan tempat yang aman. Di mana pun kau berada, rasa malu, penyesalan, dan amarah saudara-saudara kami akan terus mengejarmu.

   Dan menyiksamu hingga ke sisa isi perutmu yang paling dalam." (Seperti yang dikutip dari world Revolution, oleh Nesta Webster, London, 1921, halaman. 14, di Newswatch, 4/15/99, halaman. 5.)

   Salah satu rencana Weishaupt adalah menghancurkan Gereja Katolik. Umat Protestan menyukai ide itu. Pangeran dan penguasa Jerman dibujuk untuk bergabung dengan ordonya. Orang-orang itu adalah Ordo Masonik.


   Inilah poin yang sangat penting. Weishaupt menggunakan istilah yang memiliki lebih dari satu arti. Ia memiliki para Mason dalam kelompoknya.

    Ia berhasil membujuk Freemason untuk bergabung dengannya. Baru kemudian hari sebagian Freemason menyadari perbedaannya.

   George Washington merupakan salah satu orang pertama yang menyadari kerancuan istilah dan tujuan ganda Illuminati. Pada tahun 1798.

   Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada G.W. Snyder, George Washington menyatakan ," Aku tidak bermaksud meragukan bahwa doktrin Illuminati dan prinsip Jacobisme tidak menyebar di Amerika Serikat.
   Sebaliknya, tidak ada seorang pun yang lebih puas lagi daripada aku tentang fakta ini hingga aku...Maksud yang hendak kusampaikan adalah aku tidak percaya Organisasi Freemason di negara ini berusaha untuk menyebarkan ajaran setan...
   Bahwa individu-individu di dalam organisasi tersebut mungkin melakukannya, atau bahwa pendiri atau perangkat yang dipekerjakan untuk mempengaruhi masyarakat demokratis di Amerika Serikat mungkin memiliki tujuan itu.
   Dan benar-benar berusaha memisahkan masyarakat dari pemerintahan mereka, sudah terlalu jelas untuk dipertanyakan lagi." (The Writtings of George Washington, dipublikasikan oleh Departemen Percetakan Pemerintah Amerika Serikat, 1941, vol. 20, halaman. 518, seperti yang dikutip di Newswatch, 4/15/99, halaman. 7.)

   Masalah kata-kata harus diuraikan sedikit. Weishaupt, Illuminati, dan cabang zaman modern, adalah: 1) ahli dalam menggunakan kata-kata untuk menarik orang yang tidak tahu, sering kali dengan tameng amal atau alasan mulia; 2) 

   Menggunakan istilah bermakna ganda atau bermakna banyak untuk menyembunyikan apa yang terjadi; dan 3) membolak-balikan kata untuk menutupi masalah yang sebenarnya.

   Seperti yang belakangan ini kita dengar dalam pernyataan yang familier untuk semua orang, "Semua tergantung pada bagaimana kau mendefinisikan kata adalah. 

   " Orang tertawa dan bergurau tentang pernyataan itu, tapi sayangnya, mereka pula yang membuat pernyataan kata semacam itu memang ciri khas Illuminati dan nama lain yang digunakan oleh kelompok itu.

   Dan sayangnya, saat anda membongkar semua ini sampai ke dalamnya, semua bergantung pada siapa yang mendefinisikan kata 'adalah'
dan bagaimana dan kenapa dan untuk tujuan apa. Dalam kasus ini dan sejumlah kasus banjir kata-kata lain yang tidak terungkap, semua kembali pada definisi.

   Dalam kasus ini Freemason bergabung dengan Illuminati yang juga memiliki mason sebagai anggota pada tanggal 16 Juli 1782.



( Cheryl Jones )


The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 17 )


   Churchill menolak tawaran yang diberikan oleh Hess. Hess dipenjara di Inggris selama berlangsungnya perang."
(All Honorable Men oleh James Martin ; Bombing Vindicated oleh J.M. Spaight, asisten sekretaris utama Kementerian Udara Inggris, diterbitkan pada tahun 1944, seperti dikutip di Newswatch, 4/15/99, halaman. 19.)

   [ Untuk pembaca muda yang tidak mengetahui sejarahnya, Inggris dan Amerika seharusnya berada di pihak yang berlawanan dengan Jerman dan Hitler pada PD II. ]

   Pada tahun 1940, polling Gallup menemukan bahwa 83% orang Amerika menentang keterlibatan Amerika di dalam perang.

   Roosevelt harus menemukan cara yang bisa diterima secara  politis untuk bisa melakukannya. Kesimpulan di The Final Secret of Pearl Harbour yang dibuat oleh Laksamana Robert Theobald adalah bahwa rencana untuk menggunakan Pearl Harbour sebagai alasan sebenarnya dimulai pada bulan Juni 1940. Terlebih lagi, Roosevelt mengetahui tentang serangan itu 21 jam sebelum kejadian.

   " Frank Murphy menjabat sebagai ketua Mahkamah Agung saat dia mengetahui bahwa ada rencana untuk menghancurkan Amerika Serikat.

   Murphy mengadakan pertemuan dengan Anggota Kongres Martin Dies, Ketua Komite Aktivitas Non--Amerika.

   Murphy mengatakan pada Dies, ' habislah kita ! Komunis sudah mengendalikan semuanya. Mereka mengendalikan Roosevelt, beserta istrinya. ' (Amerikan Opinion Magazine, Februari 1971, halaman. 145.)

   Pada tahun 1949, Murphy baru saja diizinkan pulang dari rumah sakit Detroit setelah sembuh sepenuhnya dari sakit, tapi tiba-tiba saja ia mengalami serangan jantung dan meninggal dunia.

   Anggota Kongres Dies merasa yakin kalau Murphy dibunuh. " (The Unseen Hand oleh Ralph Epperson, halaman. 304, seperti dikutip di Newswatch, 6/1/99.)

   Rencana para konspirator berhasil. Hitler bangkit untuk berkuasa. PD II memasuki tahap puncak. Roosevelt membawa Amerika Serikat ke medan perang.

   Dari sudut pandang para bankir. mereka ingin meraup keuntungan dari segala sisi, memaksa Amerika Serikat untuk terlilit lebih banyak utang dan menjadi lebih sosialis, serta menggunakan perang untuk mendapatkan kendali yang lebih besar terhadap Uni Soviet.

   Untuk membuat Soviet terlibat dalam perang, pemerintah AS, dengan perintah dari konspirator, mengirimkan senjata dan kendaraan perang untuk digunakan Soviet melawan Jerman.

   Begitulah, negara yang di kemudian hari menjadi "ancaman"  besar telah dipersenjatai oleh AS. Cara lain yang digunakan para konspirator untuk membantu Russia adalah saat Churchill dan Roosevelt membuat pakta rahasia dengan Stalin guna menunda rencana invasi Eropa dari tahun 1943 ke tahun 1944.

   Penundaan itu membuat Russia bisa menguasai lebih banyak Eropa Timur. Soviet akhirnya memberikan apa yang diinginkan para konspirator pada akhir perang---lebih banyak tanah. AS mengakhiri perang dengan hilangnya ribuan nyawa dan utang perang.

   " Pertama-tama, kami akan menaklukkan Eropa Timur, kemudian Asia. Setelah itu kami akan mengelilingi Amerika Serikat yang akan menjadi benteng pertahanan terakhir Kapitalisme.

   Kita tidak perlu melakukan serangan. Negara itu (AS) akan jatuh ke tangan kita seperti anggur yang terlalu matang." ( V.I. Lenin, Newswatch, 4/15/99, halaman. 15.)

   " James Forrestal, Menteri Pertahanan Amerika, sangat kecewa dengan penolakan Amerika Serikat untuk memenangi Perang Dunia II dua tahun sebelum perang itu berakhir.

   Amerika Serikat, dengam kesepakatan antara Roosevelt dan Churchill di Inggris, mempersenjatai Russia lagi dengan material perang  yang didapatkan dari  uang para pembayar pajak di Amerika, dan kemudiam menunggu sampai Russia bergerak ke Berlin, hingga mereka bisa menjerat seluruh Eropa Timur dalam Komunisme Internasional.

   Hal itu membuat James Forrestal sangat marah hingga ia menyatakan, " Orang-orang bukannya tidak kompeten atau bodoh. Jika mereka sekadar bodoh, mereka akan sesekali membuat kesalahan yang menguntungkan kami. " ( The Assasination of Joe McCarthy oleh Medford Evans, halaman. 113.)

   " Saat kau bicara sebagai sosok pemerintah yang menentang konspirasi dibentuknya pemerintahan dunia, itu berarti kau membuat musuh di level tinggi. Yang berikut ini direkam di Catatan Kongres : 'Komunis, baik orang Amerika maupun orang Eropa, memiliki alasan yang kuat untuk membenci Jim Forrestal : Forrestal membenci mereka, Forrestal keluar dari Perang Kedua yang didedikasikan untuk kehancuran Komunisme.

   Forrestal menentang setiap konsesi untuk membuat Russia berperang melawan Jepang. Forrestal menentang usaha Jenderal Marshall untuk memaksa Chiang Kai--shek bergabung dengan Komunis Tiongkok.

   Forrestal melawan orang-orang di Departemen Luar Negeri yang mencoba untuk memberikan Mediterania kepada Russia. " ( Catatan Kongres, 6 Desember 1950, halaman. 16179')

   " Forrestal tahu dunia sedang mengalami pengepungan oleh perusahaan privat. Di dalam buku Meeting at Postdam dikatakan, '[ dia ].. terkejut oleh apa yang dia anggap sebagai kepercayaan Roosevelt terhadap Stalin...Mimpi buruk Forrestal adalah bahwa kapitalisme sendiri sedang mengepung seluruh dunia.

   Selama berlangsungnya perang, dokumen pribadi Forrestal menjadi semakin banyak----dipenuhi dengan nama jurnal, organisasi, dan individu yang berada di bawah pengaruh Komunis." Metting at Postdam oleh Charles L. Mee, Jr., halaman. 26.)

   " Forrestal telah menemukan rencana tersembunyi. Forrestal sering menulis surat pada pastornya, Monsignor Sheehy, tentang ancaman untuk menggulingkan pemerintah AS yang dilakukan oleh Komunis.

   Sheehy mengatakan, ' dalam surat yang dikirimkan Jim Forrestal padaku, sering kali dia menuliskan dengan gelisah, takut, dan getir tentang kehancuran besar yang telah dan terus dilakukan tanpa henti oleh orang-orang BERPOSISI TINGGI di pemerintahan Amerika Serikat, yang dia yakini merupakan Komunis, yang dia katakan menyusun kebijakan pemerintah Amerika Serikat untuk membantu Soviet Russia dan merugikan Amerika Serikat.'" (Death of James Forrestal oleh Cornell Simpson, halaman. 84, sebagaimana dikutip di Newswatch, 6/1/99, halaman. 7.)

   Forrestal dianggap berbahaya karena ia mengungkap para konspirator. Ia dimasukan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Bethesda, di mana ia dilaporkan meninggal dunia karena "terjatuh" dari jendela, meskipun laporan petugas koroner tidak pernah menggunakan kata " bunuh diri ."

   Sebelum kematian Forrestal, senator yang baru terpilih bernama Joseph McCarthy muncul. " Forrestal-lah yang secara pribadi memperingatkan senator yang baru terpilih akan ancaman Komunis / Illuminati dan menyebutkan nama sosok KUNCI di dalam pemerintah federal kita yang ' secara konsisten menyusun kebijakan dan program kita untuk kepentingan Soviet Russia. " Death of James Forrestal, halaman. 147.)

 



(Cheryl Jones) --Perang Dunia--



 


 

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 16 )


   Perubahan bertahap ini melibatkan penipuan dan kata-kata bohong yang menjadi bagian dari rencana untuk mengatasi halangan yang dimunculkan negara ini untuk para bankir.

   " Norman Thomas, seorang sosialis yang sudah enam kali mencalonkan diri sebagai kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Sosialis menyatakan, ' Orang Amerika tidak akan pernah mengetahui bahwa mereka mengadopsi paham Sosialisme, tapi  dengan nama Liberalisme, mereka akan mengadopsi setiap bagian dari program sosialis sampai suatu hari nanti Amerika menjadi negara sosialis tanpa mereka mengetahui bagaimana hal itu bisa terjadi. '

   Tiga bulan sebelum kunjungannya tahun 1959 ke Amerika Serikat, Nikita Khrushchev, yang dikemudian hari menjadi diktator Komunisme Internasional kejam dari Illuminati menyatakan, ' Kami tidak bisa mengharapkan orang Amerika untuk berpindah haluan dari Kapitalisme ke Komunisme, tapi kami bisa membantu pemimpin terpilih mereka dengan memberikan dosis kecil Sosialisme sampai mereka terbangun suatu hari dan menyadari bahwa mereka sudah menjadi Komunis. '" ( Newswatch, 4/15/99, halaman. 16. )

   Selama rezim Roosevelt, informasi berikut ini muncul pada bulan Februari 1934 di edaran New American, yang beredar di antara para banker : " Utang harus ditagih dan hipotek harus disita secepat mungkin ! Jika masyarakat umum kehilangan rumah mereka, mereka akan lebih patuh dan lebih mudah diatur. Orang tanpa rumah tidak akan mendebat pemimpin mereka. "

   Pemikiran bahwa Perang Dunia II akan membawa negara keluar dari situasi depresi adalah sebuah kebohongan.

   Persediaan uang bisa meningkat kapan saja. " Mulai dari era Spartacus, sampai Weishaupt, sampai Karl Marx, sampai Trotsky, konspirasi seluruh--dunia untuk menggulingkan peradaban terus berkembang dengan pesat. " ( Winston Churchill. )

   Kembali ke fakta bahwa setelah PD I, dibuat perjanjian yang dikondisikan sedemikian rupa untuk menciptakan situasi yang menguntungkan untuk Hitler, yang terjadi di belakang layar di Jerman adalah seperti ini.

   Setelah PD I, Jerman harus dibiarkan hancur agar bisa disiapkan panggung untuk konflik berikutnya. Kemudian, Rencana Dawes memberikan uang perbankan dan uang para pembayar pajak di AS ke I.G. Farben (yang mendukung Hitler) dikaitkan dengan American I.G. yang dipimpin oleh Paul Warburg, yang merancang Undang-undang Federal Reserve.

   Paul Warburg juga merupakan agen keluarga Rothschild, sekaligus salah satu pemilik Federal Reserve. Saudara lelaki Paul, Max, adalah pimpinan bank sentral Jerman.

   Paul mengalirkan uang kepada Max, yang memberikannya pada Hitler. Meskipun PD II seolah memiliki alasan yang kuat (kebangkitan Hitler), tanpa dukungan moneter dari kartel perbankan internasional, Hitler tidak akan mungkin bisa bangkit dan berkuasa.

   Anthony Sutton, dalam Wall Street and the Rise of Hitler, menyatakan, " Tanpa modal...sejak awal tidak akan ada I.G. Farben, dan hampir dipastikan tidak akan ada Adolf Hitler dan Perang Dunia II. "

   Selain itu, Standar Oil, yang dimiliki oleh Rockefeller, memiliki kerja sama dengan I.G. Farben untuk mencari tahu proses mengubah batubara menjadi minyak, langkah penting untuk usaha perang Jerman.

   Pada tahun 1943, I.G. Farben memproduksi 100% karet sintetis, 100% minyak pelumas, dan 84% bahan peledak yang ada di Jerman. I.G. Farben juga memproduksi gas untuk kamp konsentrasi, sekaligus memberikan 45% dana untuk membantu Hitler berkuasa pada tahun 1933.

   Dulles bersaudara, perwakilan dari pemilik Federal Reserve, bertemu dengan Hitler pada tanggal 4 Januari 1933 untuk memberikan pada Hitler dana yang dibutuhkannya untuk menjadi Kanselir Jerman.

   Salah satu bersaudara itu (yang memberikan dana tersebut ke Hitler) di kemudian hari menjadi Menteri Luar Negeri pada pemerintahan Eisenhower.

   Institusi lain yang membantu Hitler berkuasa adalah Bank of England (dikendalikan oleh keluarga Rothschild)

   John Hargrave, seorang penulis biografi, menyatakan, "Diyakini bahwa Mr. Norman (pimpinan Bank of England saat itu) melakukan semua yang bisa dilakukannya guna membantu Hitler mendapatkan dan mengendalikan kekuatan politik..."

   " Ada cukup banyak bukti untuk mengindikasikan bahwa Hitler tidak berniat menyerang Inggris dan terlibat perang dengan kekuatan yang sangat dikaguminya.....

   Selama Chamberlain menjadi Perdana Menteri Inggris tidak akan ada perang sungguhan dengan Jerman. Pemimpin Jerman dan pemerintah Inggris mengetahui rencana bankir internasional untuk memicu perang besar lagi, dan mereka bernegosiasi untuk bisa menghindarinya.

   Hitler ingin Inggris bergabung dengannya dalam serangan besar-besaran terhadap para konspirator.

   Pers yang sudah DIKENDALIKAN di Inggris mengeluarkan kampanye getir terhadap Chamberlain. ' Kekuatan yang sesungguhnya ' menginginkan Chamberlain menyingkir agar mereka bisa menjalankan perang.

   Di bawah berondongan propaganda, Chamberlain dipaksa untuk mengundurkan diri. Ia digantikan oleh Winston Churchill.

   Segera setelahnya, perang dimulai dengan dahsyatnya, dengan serangan udara Inggris ke Jerman (tanpa sepengetahuan Hitler) mengirimkan Rudolph Hess ke Inggris untuk menghubungi Lord Hamilton dan Churchill untuk mengatakan pada mereka bahwa jika mereka mau menandatangani perjanjian damai, jenderal-jenderal Jerman akan menyingkirkan Hitler dan memfokuskan kekuatan militer mereka untuk menghancurkan Komunis di Russia dan negara-negara Eropa lainnya.....




(Cheryl Jones) --Perang Dunia--

Wednesday, February 22, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 14 )


   William Bryon, penulis The United State Unsolved Monetary and Political Problems, mengeluarkan komentar ini tentang Kepanikan 1929 : "Saat semuanya siap, pemodal New York mulai memberikan pinjaman pada para broker.

   Itu berarti broker saham dan nasabah harus melepaskan saham mereka di pasar untuk membayar pinjaman tersebut. Tentu saja hal itu membuat pasar saham anjlok, dan menyebabkan kehancuran perbankan di seantero negeri.

   Karena bank bukan dimiliki oleh oligarki yang terlibat sepenuhnya dalam klaim pinjaman broker, dalam waktu singkat bank kehabisan koin dan mata uang, dan mereka harus tutup.

   Federal Reserve menolak untuk membantu mereka, meskipun hukum memerintahkan mereka untuk mengatur dan menyesuaikan mata uang. "

   Sebagian besar anggota Kongres sudah disuap, satu dari sedikit anggota Kongres yang mau mengatakan yang sebenarnya, anggota Kongres Mc Fadden  berdiri di depan Kongres pada tanggal 10 Juni 1932 dengan pidato hebat ini :

   "Ketua, di negara ini kita memiliki institusi paling korup yang ada di dunia, aku merujuk pada Dewan Federal Reserve dan Federal Reserve, yang telah mencurangi pemerintah dan rakyat Amerika Serikat dengan jumlah uang yang cukup untuk membayar utang negara berulang kali.

   Institusi iblis ini telah memiskinkan dan menghancurkan penduduk Amerika Serikat, dan membuat bangkrut pemerintah kita. Hal itu dilakukan dengan merusak hukum yang memayungi operasional Federal Reserve, dengan menyalahgunakan administrasi hukum yang dilakukan oleh Dewan Federal Reserve.

   Dan dengan praktik korupsi yang dilakukan oleh para pemodal pemakan bangkai yang mengendalikannya !

   "Sebagian orang berpikir Federal Reserve adalah institusi pemerintah Amerika Serikat. Itu TIDAK BENAR !.
Mereka adalah pelaku monopoli kredit privat, yang memangsa penduduk Amerika Serikat demi keuntungan mereka sendiri dan penipu asing mereka.

   Juga pemberi pinjaman uang yang kaya dan predator. Di dalam kru perompak keuangan, ada orang-orang yang tega menggorok leher orang lain demi merebut uang dari saku orang tersebut ;

   ada orang-orang yang mengirimkan uang ke negara-negara bagian untuk mengendalikan parlemen kita ; dan ada orang-orang yang mengatur propaganda internasional untuk menipu kita dan membujuk kita agar menerima konsesi baru..

   Yang akan membantu mereka menutupi kejahatan mereka di masa lalu dan bersiap untuk menjalankan kejahatan besar mereka yang lain.

   "Kedua belas pelaku monopoli kredit privat ini diselundupkan dengan cara curang ke negara ini oleh para bankir yang datang ke sini dari Eropa, dan membalas keramahan kita dengan merusak institusi Amerika kita.

   Para bankir itu mengeluarkan uang dari negara ini untuk mendanai Jepang yang berperang dengan Russia. Mereka menciptakan rezim teror di Russia dengan uang kita. Mereka merencanakan dan memulai Revolusi Russia.

   "Pada tahun 1912, Asosiasi Moneter Nasional di bawah kepemimpinan mendiang Senator Nelson Aldrich, mengeluarkan rancangan undang-undang yang disebut Rancangan Undang-undang National Reserve Association.

   Biasanya rancangan undang-undang itu dikenal sebagai Rancangan Undang-undang Aldrich, meskipun bukan Aldrich yang menulisnya. Aldrich hanyalah alat, jika bukan kaki tangan, dari bankir Eropa yang selama hampir dua puluh tahun menyusun rencana untuk mendirikan bank sentral di Amerika.

   Pada tahun 1912 mereka menghabiskan--dan terus menghabiskan--banyak sekali uang untuk mencapai tujuan mereka.

   "Kami menentang rencana Aldrich untuk mendirikan bank sentral. Orang yang memimpin Partai Demokrat kemudian menjanjikan masyarakat bahwa jika mereka kembali berkuasa maka tidak akan ada bank sentral yang didirikan selama mereka berkuasa dalam pemerintahan.

   Tiga belas bulan kemudian, janji itu dilanggar, dan pemerintahan Wilson, di bawah pengawasan tokoh-tokoh Wall Street, mendirikan institusi monarki pemakan--cacing atau King's Bank---untuk mengendalikan kita dari atas hingga bawah dan untuk merantai kita di dalam liang kuburan !

   "Saat Undang-undang Federal Reserve disetujui, penduduk Amerika Serikat tidak memahami bahwa sistem bank dunia sedang direncanakan di sini.

   Negara--super, dikendalikan oleh bankir internasional dan industri internasional yang bekerja sama untuk memperbudak dunia demi keuntungan mereka sendiri.

   Dewan Federal Reserve berusaha keras untuk menyembunyikan kekuasaannya, tapi yang sebenarnya terjadi adalah : Federal Reserve telah merebut kekuasaan pemerintah !

   Dewan Federal Reserve mengendalikan segalanya di sini, dan mengendalikan semua hubungan luar negeri kita ! Dewan Federal Reserve bisa membantu atau menghancurkan pemerintah sesuka hati mereka !" (Anggota Kongres Mc Fadden, pidato Kongres 10 Juli 1932. )

   Anggota Kongres era sekarang yang menyadari kerusakan yang disebabkan oleh Federal Reserve adalah Ron Paul dari Texas, "Federal Reserve inkonstitusional, semurni dan sesederhana itu.

   Satu-satunya uang konstitusional hanyalah emas dan perak, dan nota yang setara. Bukan uang mainan Federal Reserve. Tanpa Federal Reserve, nilai uang kita tidak akan dimakan inflasi, akibat ulah pemerintah atau bank-bank besar.

   Pemasukan dan tabungan kalian akan kehilangan nilainya, yang sama pentingnya adalah, kita tidak bisa membiarkan kekacauan, resesi dan depresi yang tidak kunjung berakhir ini, apalagi jika situasinya semakin memburuk.

   Kondisi itu bukan sesuatu yang wajar untuk pasar bebas ; situasi itu sengaja diatur oleh Federal Reserve. " (Letter, musim panas 1998, seperti dikutip di Newswatch, 1/1/98, halaman. 22. )

   Ekonomi yang nyaris hancur selama Depresi, yang diciptakan secara radikal oleh Federal Reserve, menuntut campur tangan pemerintah. FDR datang sebagai penyelamat. FDR menulis surat pada House (orang yang mengendalikan Woodrow Wilson) dan FDR berkata,

   "Kebenaran yang sesungguhnya dari masalah ini adalah, seperti yang aku dan kau ketahui, bahwa elemen finansial di pusat yang lebih besar telah dimiliki oleh pemerintah sejak era kepemimpinan Andrew Jackson. "..........




.   





(Cheryl Jones ) --Perang Dunia--







The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 13 )


   " Kapitalisme dunia dan pemerintahannya, dalam usaha menaklukkan pasar Soviet, akan menutup mata mereka terhadap realitas lebih tinggi dan akan berubah menjadi orang yang buta, bisu, dan tuli.

   Mereka akan memperpanjang kredit, yang akan membantu kami memperkuat Partai Komunis di negara mereka ; dan memberi kami bahan dan teknologi yang tidak kami miliki, mereka akan memulihkan industri militer kami, yang sangat diperlukan untuk penyerangan sukses kami di masa depan terhadap pemasok kami. Dengan kata lain mereka akan bekerja untuk persiapan bunuh diri mereka sendiri. (Dikutip oleh Joseph Finder, Red Carpet, 1983, halaman. 8. seperti dikutip di The Creature...halaman. 294. )

   Winston Churchill menyadari fakta-fakta itu. Ia menulis di sebuah artikel koran : " Dari zaman Weishaupt sampai Karl Marx, sampai ke Trotsky....................
konspirasi seluruh dunia ini.....................
berkembang dengan cepat.

   Konspirasi ini memainkan peran yang sangat penting dalam tragedi Revolusi Prancis. Konspirasi tersebut menjadi pendorong utama dari setiap gerakan subversif selama abad kesembilan belas; dan sekarang akhirnya kumpulan orang-orang luar biasa dari dunia bawah tanah kota-kota besar di Eropa dan Amerika ini telah menjambak rambut orang Russia, dan menjadi tuan yang tak terbantahkan dari kekaisaran yang sangat besar. " ( Illustrated Sunday Herald, 8 Februari 1920, seperti dikutip di Newswatch, 4/15/99. )

   " Faktanya adalah pembayar pajak di Amerika tidak tahu bahwa mereka telah melakukan pembayaran melalui bank setiap bulannya untuk membiayai para komunis, sosialis, dan negara yang dianggap dunia ketiga selama bertahun-tahun. " ( The Creature..halaman. 298. )

   Uni Soviet tidak pernah menjadi ancaman nyata sampai dibiayai oleh bunga bank dari Amerika. Begitu pula Komunis Tiongkok. Skenario ancaman secara politis diciptakan oleh para bankir agar mereka bisa meraup keuntungan dari kedua belah pihak, sambil tetap memuluskan jalan menuju kediktatoran satu--dunia.

   Ada banyak bantuan yang diterima oleh Soviet berasal dari uang dan teknologi Amerika-- bukan hanya Soviet, tapi juga Korea, Vietnam, Iran, dan sekarang Tiongkok.

   Contoh nyatanya diberikan oleh anggota Kongres James Traficant dari Ohio : " Amerika memberikan miliaran kepada Russia, dengan uang dari Amerika, Russia membangun misil.

   Kemudian Russia menjual misil tersebut ke Tiongkok, dan Tiongkok yang mendapat sekitar $ 45 juta dari Paman Sam, kemudian menjual misil buatan Russia itu pada Iran.

   Sekarang Iran, dengan misil buatan Russia yang dijual kepada mereka oleh Tiongkok, mengancam Timur Tengah. Jadi Paman Sam yang khawatir dengan ancaman Iran terhdap Timur Tengah karena misil buatan Russia yang dijual oleh Tiongkok pada mereka, dengan dibiayai oleh uang dari masyarakat Amerika mengirimkan lebih banyak pasukan dan membutuhkan lebih banyak dollar...Ini bukan kebijakan asing. " ( Congressional Record, 29 April 1997, seperti dikutip di The Creature...halaman. 304--305.)

   Pendanaan lain untuk Revolusi Bolshevik berasal dari anggota Federal Reserve, sebagian melalui Palang Merah, untuk menutupi asal muasal dana tersebut.

   Kejadian besar lain dalam sejarah Amerika adalah Depresi Besar ( Great Depression ). Konspirator memegang kendali atas media dan penerbitan, dan telah menulis ulang sejarah agar sesuai dengan tujuan mereka.

   Alasan sebenarnya di balik Depresi adalah ekspansi, dan kemudian pengurangan, atas suplai uang oleh Sistem Federal Reserve. Anggota Kongres Charles Lindbergh, Sr. menyadari bahwa penyebab mendasar dari Depresi adalah kesengajaan.

   " Di bawah Undang-undang Federal Reserve, kepanikan diciptakan secara ilmiah ; kepanikan yang telah diatur ini adalah kepanikan pertama yang diciptakan secara ilmiah, seperti saat kita mencoba memecahkan masalah matematika." ( Charles A. Lindbergh, Sr. The Economic Pinch, 1923, seperti dikutip di The Creature..halaman.476.)

   Kritik lain yang diarahkan pada Federal Reserve memfokuskan pada hal yang sama. Anggota Kongres Louis Mc Fadden, ketua Komite Perbankan Pusat, mengatakan, " Itu bukanlah ketidaksengajaan. Itu adalah kejadian yang sengaja dibuat dengan hati-hati.

   Bankir internasional berusaha menciptakan kondisi keputusasaan di sini agar mereka bisa muncul sebagai penguasa dari kita semua !"

   Curtis Dall, menantu FDR ( Franklin Delano Roosevelt ) dan manajer dari salah satu pemilik Federal Reserve, berkomentar tentang Depresi, " Sebenarnya, itu adalah ' pencukuran ' publik yang penuh perhitungan oleh kekuatan uang dunia, dipicu oleh berkurangnya pinjaman jangka pendek bank secara tiba-tiba dan terencana di pasar uang New York. " ( Curtis B. Dall, My Exploited Father-In-Law.)

   Federal Reserve dan pemiliknyalah yang menciptakan Depresi hebat. " Pada bulan Mei 1920..para petani amat sangat makmur...Mereka bisa membayar hipotek mereka.

   Mereka membeli banyak tanah baru, atas saran dari pemerintah---mereka meminjam uang untuk melakukannya-----dan kemudian mereka bangkrut karena penyusutan kredit dan mata uang yang tiba-tiba, yang berlangsung pada tahun 1920.

   Dewan Federal Reserve bertemu dalam pertemuan yang tidak diungkapkan ke publik---dan mereka menghabiskan sepanjang hari ; membuat 60 halaman cetak, dan itu ada di Dokumen Senat 310 pada tanggal 10 Februari 1923.

   Dengan tindakan yang diambil oleh Dewan Federal Reserve pada tanggal 18 Mei 1920, terjadilah penyusutan kredit dan mata uang yang berdampak pada berkurangnya produksi nasional sebesar $ 15.000.000.000 pada tahun berikutnya ; sekaligus membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan ; efek lainnya adalah menurunnya nilai tanah dan peternakan hingga $ 20.000.000.000 (U.S Congress, Senat, Special Commitee on the Investigation of Silver, Silver, Bagian 5, Kongres ke-76, sesi pertama, 7 April 1939, halaman. 196-197, seperti dikutip di The Creature...halaman. 476-477.)

   Tentu saja, yang ada di belakang layar adalah keluarga Rothschild. Eustace Mullins, dalam In Secret of the Federal Reserve, menyatakan, " Pada tanggal 6 Februari 1929, Mr. Montague Norman, Gubernur Bank of England [ dan agen keluarga Rothschild ], datang ke Washington dan mengadakan pembicaraan dengan Andrew Mellon, Menteri Keuangan.

   Tidak lama setelah kunjungan misterius itu, Dewan Federal Reserve secara tiba-tiba mengubah kebijakannya dan mengincar kebijakan suku bunga tinggi, mengabaikan kebijakan suku bunga rendah yang dikeluarkan tahun 1927, setelah kunjungan Norman sebelumnya.

   Pasar saham kacau dan deflasi struktur keuangan orang Amerika dijadwalkan akan terjadi pada bulan Maret. Untuk membuat bola terus berputar, Paul Warburg memberikan peringatan resmi pada para pialang untuk keluar dari pasar..........




(Cheryl Jones) --Perang Dunia--
 
 

 

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 12 )


   Mantan anggota CFR, Laksamana Muda Chester Ward, mengatakan pada tahun 1980," Persekongkolan yang paling hebat memiliki satu tujuan, mereka ingin menghasilkan penyerahan kedaulatan dan kemandirian nasional Amerika Serikat.

   Persekongkolan kedua anggota internasional di CFR melibatkan bankir internasional Wall Street dan agen mereka. Yang utama, mereka ingin memonopoli perbankan dunia dari kekuatan apa pun yang mengendalikan pemerintahan global.

   Mungkin mereka akan lebih memilih untuk menjadikannya sebagai organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang kuat, tapi mereka juga bersiap untuk berurusan dan membentuk pemerintahan satu-dunia yang dikendalikan oleh komunis Soviet, jika kedaulatan Amerika Serikat harus diserahkan pada mereka. "

   Seorang anggota Kongres AS, John R. Rarick, mengatakan hal ini tentang CFR : "Council on Foreign Relations (CFR) didedikasikan untuk pemerintahan satu-dunia, dibiayai oleh sejumlah yayasan bebas pajak terbesar, dan memiliki kekuatan serta pengaruh yang sangat kuat dalam kehidupan kita dibidang keuangan.

   Bisnis, buruh, militer, pendidikan dan media komunikasi massa yang familier dengan setiap anggota [ Kongres ] yang peduli dengan pemerintahan yang baik, dan dengan usaha mempertahankan dan membela Konstitusi serta sistem ekonomi bebas kita.

   Tapi mesin-mesin informasi bangsa, media berita, tetap tutup mulut jika sudah menyangkut CFR, anggotanya, dan aktivitas mereka, dan aku menemukan bahwa hanya sedikit mahasiswa dan lulusan universitas yang pernah mendengar tentang Council on Foreign Relations.

   CFR adalah ' organisasi ' . CFR bukan hanya memiliki pengaruh dan kekuatan di posisi pembuat keputusan kunci pada level pemerintahan tertinggi untuk bisa memberikan tekanan dari atas, tapi juga membiayai dan menggunakan individu serta kelompok untuk memberikan tekanan dari bawah.

   " Untuk membenarkan keputusan level tinggi dalam mengubah Amerika Serikat dari Republik Konstitusional berdaulat menjadib negara anggota kediktatoran satu-dunia yang tunduk sepenuhnya. "

   CFR memiliki kaitan yang erat dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. PBB adalah bagian dari rencan transisi untuk mengubah kedaulatan nasional menjadi pemerintahan satu-dunia "Tujuan utama dari semua redistribusi pemasukan adalah pengendalian orang. " ( Trotsky ).

   Setelah Perang Dunia I, para konspirator terus meletakan dasar pembentukan pemerintahan satu-dunia. Tentu saja ada rintangannya, orang Amerika sangat menjunjung tinggi kedaulatan dan kebebasan.

   Oran Eropa memiliki harga diri nasional dan kedaerahan. Orang Oriental tidak bisa dimanipulasi dalam hal itu. Orang Afrika belum berkembang. Orang India terlalu miskin. Dalam semua rintangan itu, ada satu area yang digunakan sebagai lokasi percobaan : Russia.

   Sebenarnya ada dua revolusi yang terjadi di Russia. Revolusi yang pertama berlangsung pada bulan Februari 1917, yang dilakukan oleh kaum sosialis. Pada saat itu, baik Lenin maupun Trotsky tidak berada di Russia.

   Kemudian pada bulan Oktober, " Revolusi Oktober " yang terkenal terjadi. Revolusi itu dibiayai oleh para bankir, dengan memberikan dana pada minoritas Bolshevik.

   " Preseden Woodrow Wilson adalah ibu peri yang menyediakan paspor untuk Trotsky agar bisa kembali ke Russia guna ' menjalankan ' revolusi..Pada saat yang sama, birokrat Departemen Luar Negeri, yang mengkhawatirkan revolusionaris semacam itu memasuki Russia, secara sepihak berusaha memperketat prosedur pengecekan paspor. " ( Sutton, Revolution, halaman. 25, seperti dikutip di The Creature...halaman. 266. )

   Anggota Kongres Louis Mc Fadden adalah ketua Komite Perbankan Pusat saat itu. Ia menyatakan, " Mereka (konspirator perbankan internasional) membiayai pertemuan massal tentang ' ketidakpuasan dan pemberontakan ' yang diadakan Trotsky di New York ke Russia agar Trotsky bisa membantu kehancuran Kekaisaran Russia, mereka memulai Revolusi Russia, dan mereka memberikan dana besar dalam dollar Amerika kepada Trotsky di salah satu bank cabang mereka di Swedia. "

   Setelah kaum Bolshevik berkuasa, semua bank dinasionalisasikan dan dijalankan oleh para bankir internasional. Tujuan para konspirator mengambil alih Russia adalah untuk rencana masa depan, yaitu membuat kedua belah pihak saling bermusuhan dan mendapatkan keuntungan dari keduanya, formula lama Rothschild.

   Wilson, boneka para konspirator itu, mengatakan ini tentang Revolusi, kediktatoran yang baru, dan pembantaian kehidupan manusia yang disebabkan oleh Revolusi : " Jaminan telah ditambahkan ke dalam harapan kami untuk masa depan perdamaian dunia, oleh hal-hal mengagumkan dan menggembirakan yang terjadi selama beberapa minggu terakhir ini di Russia.

   Inilah rekan yang cocok untuk Liga Kehormatan. " Di kemudian hari, Wilson mengirimkan uang sejumlah $ 20 juta kepada Elihu Root yang ditujukan sebagai bagian dari dana perang AS.

   Setelah Revolusi, sebagai usaha untuk tetap berkuasa, Lenin mengatakan, "Tanpa suntikan modal akan mustahil bagi kami untuk mendapatkan kekuatan proletar di dalam negara yang sudah sangat hancur, di mana kaum petani, yang juga hancur, merupakan mayoritas yang sangat besar...dan tentu saja, untuk mendapatkan bantuan modal ini, kami harus mengerahkan seratus persen diri kami.

   Inilah yang harus kami pahami, oleh karena itu, kami harus menerapkan relasi ekonomi jenis ini atau tidak sama sekali...( V. I. Lenin, Report to the Tenth Congress of the Russian Comunist Party, 15 Maret 1921, dikutip oleh Sutton, Revolution, halaman. 157, dikutip oleh The Creature...halaman. 294. ).......




(Cheryl Jones) --Perang Dunia--
 


Tuesday, February 21, 2017

The House of Rothschild & Illuminati

( Part. 11 )


   Pada akhir Perang Dunia I, Perjanjian Versailles dibuat dengan tuntutan mendesak terhadap pihak Jerman, meskipun disadari bahwa perdamaian hanya akan berlangsung singkat.

   Hal itu menciptakan situasi yang menguntungkan untuk Hitler. Lord Curzon dari Inggris mengatakan, " Ini bukan perdamaian, ini hanya gencatan senjata selama dua puluh tahun. "

   Setelah Perjanjian Versailles, praktik Federal Reserve membantu menyebabkan inflasi ekstrem di Jerman, hal itu disengaja untuk menciptakan situasi yang sesuai untuk perang di kemudian hari.

   Dengan campur tangan kartel perbankan, ekonomi Jerman nyaris hancur. Rencana Dawes, yang disusun oleh para bankir, bertujuan untuk memberikan pinjaman pada Jerman.

   Dan juga memberikan subsidi pada perusahaan yang dipimpin oleh Paul Walburg. Di kemudian hari, perusahaan itu menjadi salah satu perusahaan pemasok utama untuk Hitler.

   Wilson tahu apa yang dilakukannya, menjelang ajalnya ia mengatakan, " Aku telah mengkhianati negaraku. "
Sebelumnya, ia juga pernah mengatakan, " Ada kekuatan di suatu tempat, sangat terorganisir, sangat samar, sangat hati-hati, sangat kompak, sangat lengkap, sangat meresap...sehingga mereka tidak berani membicarakannya dengan lantang saat membahasnya. "

   Wilson juga menyatakan, " Kita harus menjadi salah satu pemerintahan yang paling terkendali dan paling mendominasi dunia...bukan lagi pemerintah yang membiarkan pendapat bebas, bukan lagi pemerintah yang dibangun dari keyakinan dan suara mayoritas, tapi pemerintah yang dibangun oleh pendapat dan tekanan kelompok kecil yang berisi orang-orang dominan."

   Pada dasarnya, PD I diciptakan oleh para konspirator untuk mengumpulkan keuntungan dan guna menyiapkan panggung perang berikutnya.

   Sebelum mereka memulai perang kedua, mereka harus menciptakan badan politik agar mereka bisa memperluas kekuasaan dan kekuatan mereka secara perlahan.

   Saat Liga Bangsa Bangsa dibentuk pada akhir PD I, itu adalah usaha pertama dalam pembentukan pemerintahan dunia.

   Tapi usaha tersebut terlalu terbuka dan terang-terangan, jadi senat menolaknya. Itu sebabnya para konspirator menciptakan organisasi lain untuk melakukan perubahan yang lebih halus demi terciptanya pemerintahan dunia, dengan cara yang tidak akan menyadarkan siapa pun tentang apa yang mereka lakukan.

   Richard Gardner mengatakan, " Sebuah kedaulatan nasional yang diputar-balikan, dikikis sedikit demi sedikit, akan memberikan hasil yang jauh lebih besar dibandingkan serangan frontal. " (" The Hard Road to World Order, " Foreign Affairs, 1974, -seperti dikutip di Newswatch, 6/1/99, halaman. 20.)

   Mereka menciptakan Dewan Hubungan Luar Negeri. " Kolonel House hanyalah satu orang, padahal dibutuhkan kegemparan besar. Kolonel House membentuk pola dan rangka tujuan untuk masa depan, dan masih ada satu atau dua rencana lain di dalam pikirannya.

   Salah satunya Kolonel House meramalkan para " Fabian " ( pendukung Fabian Society, Organisasi Sosialis yang bertujuan menciptakan Sosialisme secara bertahap, bukan dengan revolusi. ) harus mengembangkan kelompok perencanaan Anglo--Amerika level tinggi dalam bidang hubungan luar negeri yang secara diam-diam bisa mempengaruhi kebijakan di satusa sisi dan di sisi lain 'mengatur' opini publik secara diam-diam.

   Untuk para Fabian, orang Inggris, dan orang Amerika muda yang ambisius, yang mendatangi konferensi perdamaian sebagai ekonom dan pejabat junior, dalam waktu singkat menjadi jelas bahwa Tatanan Dunia Baru tidak akan dibuat di Paris.

   Untuk mereka, Kolonel House telah mengatur pertemuan makan malam di Hotel Majestic pada tanggal 19 Mei 1919, bersama dengan sekelompok.orang Inggris bersertifikat Fabian-----terutama Arnold Toynbee, R.H. Tawney dan John Maynard Keynes.

   Semua merasa sama kecewanya, karena alasan yang berbeda-beda, terhadap konsekuensi dari perdamaian itu.

   Mereka membuat perjanjian untuk membentuk sebuah organisasi, yang memiliki cabang di Inggris dan Amerika, ' untuk memfasilitasi penelitian ilmiah tentang pertanyaan internasional. '

   Hasilnya dibentuklah dua badan pembuat opini yang ampuh dan berkaitan erat...Cabang di Inggris disebut Royal Institute of International Affairs.

   Cabang di Amerika, pertama-tama dikenal dengan nama Institute of International Affairs, dan dibentuk ulang pada tahun 1921 dengan nama Council on Foreign Relations. " (Martin, halaman. 174-175,seperti dikutip di The Creature..halaman. 273.)

   " Laporan Presiden " yang dikeluarkan tanggal 31 Agustus 1972 menjelaskan hal berikut ini tentang CFR: " Asal mula dibuatnya Council on Foreigm Relations adalah kekhawatiran para pendiri atas apa yang mereka sebut sebagai hasil yang mengecewakan dari negosiasi Versailles, dan penolakan jangka pendek ( sebagaimana mereka menganggapnya ).

   Amerika Serikat untuk ikut serta menjadi anggota Liga Bangsa-Bangsa, pada tahun 1921, mereka mendirikan Council sebagai organisasi dengan keanggotaan individual yang tertutup, non-profit dan non-partisan.

   Anggota CFR Allen Dulles berkomentar tentang CFR, " Tidak ada indikasi bahwa opini publik Amerika akan menyetujui pembentukan negara--super, atau mengizinkan keanggotaan orang Amerika di dalamnya.

   Dengan kata lain, akan dibutuhkan waktu---waktu yang lama---sebelum pemerintahan dunia mungkin dibentuk secara politis, elemen waktu ini mungkin bisa diperpendek jika menyangkut opini orang Amerika, melalui kampanye propaganda aktif di negara ini.

   Dari publikasi CFR berjudul " Opini Publik dan Komitmen Keamanan Pasca-Perang, " kita bisa melihat pernyataan ini : " Mantra kedaulatan masih melekat dengan sangat kuat di dalam pikiran publik, bahwa kelihatannya kecil kemungkinan mereka bisa memenangi persetujuan publik untuk keanggotaan Amerika dalam apa pun yang berkaitan dengan organisasi negara-super, sebagian besarnya adalah bergantung pada tipe pendekatan yang digunakan dalam pendidikan yang populer. "





(Cheryl Jones) --Perang Dunia--